Thursday, May 17, 2012

(Rencana) Masjid Agung kota Magas, Republik Ingushetia

foto dari dagestan.kavkaz-uzel.ru
Nama Ingushetia sempat mencuat di tanah air bersama dengan Chechnya di era 1990-an tak lama setelah ketuntuhan Uni Soviet. Dua wilayah bekas Uni Soviet itu mayoritas penduduknya memang beragama Islam. Chechnya & Ingushetia pernah berjuang untuk mendirikan sebuah negara merdeka lepas dari Federasi Rusia. Kini Republik Chechnya dan Republik Ingushetia [tetap] menjadi bagian dari Federasi Rusia.

Perkembangan Islam di dua Republik bagian Federasi Rusia ini kian marak dari hari kehari. Pemerintah federal Rusia ‘seakan’ memberikan kebebasan bagi republik republik berpenduduk mayoritas muslim di dalam wilayah kekuasaannya untuk menunjukkan identitas keislaman mereka termasuk di Republik Ingushetia.

Rencana Masjid Agung Kota Magas dengan latar belakang pegunungan Kaukasus (foto dari : azanfund.org)
Republik Ingushetia dibentuk tahun 1992. Menjadi Republik termuda di dalam Federasi Rusia, dengan ibukota nya yang baru di kota Magas yang sedang dibangun, dipimpin oleh Presiden Yunus-Bek B. Evkurov. Presiden Evkurov bersama para ulama Ingushetia memutuskan untuk membangun pusat pengembangan islam di pusat kota baru tersebut, termasuk di dalam nya bangunan masjid berkapasitas 8000 jemaah. Komplek Masjid tersebut rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar yang sudah di alokasikan untuk keperluan itu.

Di bulan Februari 2010 lalu Mufti Republik Ingushetia, I.B.  Khamkhoev. Menghimbu muslim dunia untuk turut serta membantu pembangunan masjid agung di kota Magas. Dalam surat bertanggal 10 Februari 2010 tersebut turut disampaikan kabar baik, bahwa di Republik Ingushetia dan wilayah Rusia lainnya kini Islam sedang bangkit, begitu banyak masjid lama yang diperbaiki dari kerusakan dan masjid masjid baru bermunculan, dibangun di berbagai tempat dari dana swadaya masayarakat ataupun dana dari sponsor. Setelah selama puluhan tahun muslim disana hidup di bawah tekanan Komunis Uni Soviet.

peletakan batu pertama oleh 
presiden dan Mufti Ingushetia
(foto dari : azanfund.org)
Rencana pembangunan masjid ini ditangani oleh yayasan Azan--Fund yang didirikan oleh Pemerintah dan ulama Republik Ingushetia untuk merealisasikan rencana pembangunan masjid agung di pusat kota Magas. Pendirian lembaga nirlaba ini di komandoi langsung oleh presiden Ingushetia Yunus-Bek B. Evkurov dan dan Muftiyat Republik Ingushetia untuk menggalang dana bagi pembangunan Komplek Masjid Agung dimasksud, Presiden Evkurov bahkan menghimbau kepada seluruh keluarga muslim Ingushetia untuk menyumbangkan dana bagi mewujudkan masjid agung tersebut masing masing US$ 100 dolar per kepala dalam setiap keluarga termasuk anggota keluarganya yang masih bayi. Azan--Fund juga melayangkan permohonan bantuan ke Saudi Arabia namun belum mendapatkan tanggapan.

Bangunan komplek masjid agung tersebut mengambil tempat di pintu masuk utama ke kota Magas, dan rencananya dalam komplek tersebut akan dibangun masing masing : Masjid Agung berkapasitas 8000 jemaah, kantor urusan agama Ingushetia, Universitas Islam berdaya tampung 300 tempat duduk, hostel untuk 150 mahasiswa serta pusat budaya dan rekreasi. Area masjid seluas 4.1 hektar, area taman 4.7 hektar, area parkir 5.8 hektar, hingga total keseluruhan komplek mencapai 20 hektar. Masjid Agung kota Magas rencananya dilengkapi dengan jalan akses yang juga akan menjadi jalan utama di pusat kota Magas. Arsitektural masjid ditandai dengan kubah tunggal berdiameter 50 meter dan menara setinggi 64 meter.

Rancangan Komplek Masjid Agung Kota Magad (foto dari azanfund)
Upacara peletakan batu pertama pembangunan masjid agung kota Magas ini dilaksanakan pada tanggal 20 April 2011 lalu, dihadiri oleh Presiden Ingushetia Yunus-Bek Evkurov, Ismail Hadji Berdiyev (ketua Pusat Koordinasi Muslim Kaukasus Utara - Centre of North Caucasian Muslims), Mahmoud Sakalov (ketua Parlemen Republik Ingushetia), Isa-Hadji Khamkhoev (mufti Ingushetia) dan para ulama dari berbagai wilayah di Kaukasus Utara.

Proyek pembangunan masjid akan melalui dua tahap, tahap pertama berupa pembangunan masjid, menara, halaman masjid dan peletakan batu pertama taman masjid. Sedangkan tahap kedua termasuk pembangunan universitas, hostel, kantor urusan agama, pusat budaya dan perdagangan serta pembangunan infrastruktur dan komunikasi. Rencananya pekerjaan pembangunan tersebut akan selesai dalam waktu dua setengah tahun.

Rancangan Komplek Masjid Agung Kota Magad (foto dari azanfund)
Arsitektural masjid ini akan memadukan kekuatan dari kemegahan arsitektural pegunungan khas Ingushetia dengan seni bina bangunan tempat ibadah islam. Pembangunan masjid agung Ingushetia ini untuk pertama kalinya di aplikasikan laser scaning dalam sebuah proyek pembangunan gedung, teknologi laser scaning ini memungkinkan pemetaan tiga dimensi dilokasi dimana masjid akan dibangun dalam waktu yang tidak terlalu lama. Termasuk di dalamnya dapat melakukan jutaan pengukuran dan pemetaan geometris yang akurat di lokasi dalam waktu yang singkat. Teknologi ini juga memungkinkan pengawasan terhadap akurasi kualitas pekerjaan konstruksi dengan lebih mudah dan akurat.

Turki Siap Membantu Pembangunan Masjid Agung Magas

Dalam kunjungan tanggal 07 Oktober 2010, perwakilan dari pengusaha dan ulama Turki ke kota Magas ditemani oleh atase Turki untuk urusan keagamaan di Rusia Bekir Gierek bertemu dengan presiden Yunus-Bek Yevkurov membicarakan tentang pembangunan masjid agung di kota Magas. Ide pembangunan masjid tersebut memang sudah lama mencuat bahkan sudah memiliki rencana pembangunan. Namun Turki memiliki rencana lain, mereka berencana membangun masjid dengan rancangan dan dana mereka sendiri sebagai hadiah bagi rakyat Ingushetia, sebagaimana disampaikan oleh mufti Instanbul, Mehmet Aktoprak dan faktanya memang Turki terkenal dengan keindahan seni arsitektur masjid mereka yang menawan.

Rancangan Komplek Masjid Agung Kota Magad (foto dari azanfund) 
Dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Turki bersama sama melihat langsung lokasi tempat dimana akan dibangun masjid dimaksud dan mereka sangat terkesan dengan lokasi yang telah dipilih. Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, Turki juga siap mendanai pendidikan bagi Mahasiswa Ingush yang berkeinginan meneruskan studi mereka di universitas Universitas di Turki.

Sejauh ini belum ada perkembangan tentang rencana pembangunan masjid ini. Bisa jadi masalah pendanaan yang menjadi kendala atau memang karena pemberitaannya yang tak segencar pembangunan Masjid Akhmad Kadyrov di negeri tetangganya Chechnya. Chechnya dan Ingushetia sempat muncul sebagai satu kesatuan wilayah dengan nama Chechen & Ingushetia, namun kini kedua wilayah itu berdiri sendiri sebagai dua Republik di dalam Federasi Rusia. Bila anda berniat menyumbang silahkan klik disini untuk detil-nya.

Informasi Yayasan Azan Fund Ingushetia

JVP "Azan" (non-profit organization Foundation Azan)
Legal address: 386001, Republic of Ingushetia, Magas, Pr IA Zyazikov, 16
Postal address: 121069, Moscow, st. Nikitskaya, 44, p. 2
Tel. / fax: +7 (495) 6904036, +7 (985) 1297210; 
Official website : http://azanfund.org

Foto Foto Rencana Masjid Agung Kota Magas

Upacara Peletakan batu pertama Masjid Agung Kota Magas (foto dari azanfund)
Upacara Peletakan batu pertama Masjid Agung Kota Magas (foto dari azanfund) 
Rancangan masjid Agung Kota Magas (foto dari azanfund)
Rancangan masjid Agung Kota Magas (foto dari azanfund)
Rancangan masjid Agung Kota Magas (foto dari azanfund)

Referensi

azanfund.org – about azanfund

--------------------------------------


No comments:

Post a Comment

Dilarang berkomentar berbau SARA