Minggu, 27 Agustus 2017

Masjid Ortakoy Istanbul

Masjid Ortakoy (by kerimburakcinar)

Masjid Ortakoy adalah salah satu masjid tua bersejarah di kota Istanbul, Masjid Ortakoy ini resminya bernama Büyük Mecidiye Camii (Masjid Agung Kekaisaran Sultan Abdülmecid) namun karena lokasinya yang berdekatan dengan pelataran dermaga Ortakoy masjid ini justru lebih dikenal dengan nama Masjid Ortakoy atau dalam Bahasa Turki disebut Ortaköy Camii. Lokasinya masuk dalam wilayah Beşiktaş, kota Istanbul, Turki.

Lokasinya persis ditepian selat Bosporus dengan pemandangan yang menawan, menjadikan kawasan disekitar masjid ini sebagai salah satu kawasan pavorit wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. pada masanya Masjid ini merupakan salah satu masjid resmi Kekhalifahan Usmaniyah Turki. Kini masjid Ortakoy menjadi salah satu masjid paling terkenal di Istanbul.

Masjid Ortaköy | Ortaköy Camii
Mecidiye Mahallesi, Mecidiye Köprüsü Sk. 1/1, 34347 Beşiktaş/Istanbul, Turki
Coordinates: 41°2′49″N 29°1′37″E



Masjid Romantis

Turki. Masjid Ortakoy di Istanbul ini terkenal sebagai masjid romantis, warna temboknya yang pinki alias merah muda ditambah dengan lokasinya yang berada di tepian selat Bosporus serta landcape tempatnya berdiri menghadirkan pemandangan yang menakjubkan berlatar belakang jembatan Bosporus yang menjadi penghubung wilayah Turki di sisi Eropa dan wilayah Turki di sisi Asia.

Selain itu masjid ini juga berdada dipusat keramaian wisatawan di Istanbul disekitarnya bertebaran kedai teh dan kopi khas Turki tempat wisatawan bersantai menikmati pemandangan teluk Bosporus di Istanbul. disekitar masjid ini juga terdapat berbagai macam rumah makan dan galeri seni.

Walaupun memang sedikit kontradiktif karena di sekitar tempat ini juga terdapat bar dan kelab malam, maklumlah karena memang Istanbul merupakan kota metropolitan dan Turki menganut sistem politik sekuler.

Kelihatan bagian pinki nya ? (foto by @uniform_kilo_kilo)

Sejarah Masjid Ortakoy

Di lokasi ditempat dimana kini Masjid Ortakoy ini berdiri seharusnya adalah sebuah masjid yang dibangun oleh menant dari Vizier Ibrahim Pasha di tahun 1721, hanya saja bangunan tersebut luluh lantak dalam kerusuhan Patrona Halil.

Sementara masjid yang kini berdiri dibangun oleh Mahmut Aga atas perintah dari Sultan Abdülmecid. Peletakan batu pertamanya dilakukan tahun 1853 dan dibangun antara tahun 1854 hingga 1856 diatas reruntuhan istana Cantemir (Cantemir Palace).

Rancangan masjid Ortakoy ini ditangani oleh arsitek Armenia, Garabet Balyan dan anaknya Nigogayos Balyan yang juga merancang Istana dan Masjid Dolmabahçe, yang tak jauh dari lokasi masjid Ortakoy ini. Dua arsitek Armenia ini merancang Masjid Ortakoy ini dengan gaya Neo-Baroque yang elegan.

Arsitektur Masjid Ortakoy

Sebagai sebuah masjid resmi kesultanan, Masjid Ortakoy dibangun dengan dilengkapi area Harem dan Kantor Sultan berupa gedung dua lantai berdenah U di sisi barat laut dan menyatu dengan bangunan utama masjid. Ruang utama masjid berdenah segi empat yang berada di bawah kubah utama masjid.  

Interior bawah kubah masjid Ortakoy (foto : wikipedia)

interior masjid ini sarat dengan beragam ukiran dan karya seni Neo Baroque dengan sapuan warna merah muda (pink) yang dominan, sama seperti salah satu sisi tembok luar masjid ini, itu sebabnya wisatawan asing yang melihat masjid ini menyebutnya sebagai masjid Romantis.

Fasad masjid ini yang terbagi bagi beberapa bagian oleh oleh pilar pilar besar memberikan celah untuk menempatkan serangkaian ukiran dan relief pada dinding luar masjid ini menampilkan tampilan yang lebih dinamis pada bangunan masjid ini. bangunannya yang begitu tinggi juga memungkinkan ditempatkannya jejeran dua susun jendela kaca besar untuk memberikan cahaya alami ke dalam masjid.

Dari segi ukuran, Masjid Ortakoy ini terbilang mungil dibandingkan dengan bangunan bangunan masjid lainnya di Istanbul, namun karena lokasinya dan rancangannya yang tak umum menggunakan gaya baroque menjadikan masjid ini memiliki ke istimewaan nya tersendiri.

Jendela jendela masjid ini yang besar selain menjadi sumber penerangan di dalam masjid di siang hari dan menghadirkan bayangan indah di permukaan air selat bosphorus di malam hari dari cahaya yang keluar dari masjid melalui jendela jendela besar nya itu. dan hal lain yang yang cukup menarik di masjid ini adalah terdapat beberapa panel kaligrafi yang dibuat sendiri oleh Sultan Abdulmajid.

Referensi


Baca Juga


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang berkomentar berbau SARA