Sabtu, 28 Oktober 2017

Masjid Husejnija Gradačac Bosnia (1826)

Masjid Huseiniah atau Husejnija di kota Gradačac, Bosnia & Herzegovina

Masjid Husejnija atau Husejnija DŽamija adalah masjid tua peninggalan Emperium Usmaniyah (Turki Usmani) di kota Gradačac, Bosnia & Herzegovina. Masjid tua ini diabngun oleh Husein-captain Gradaščević pada tahun 1826, dan kini telah dijadikan salah satu monument sejarah nasional Bosnia & Herzegovina .

Masjid Husejnija di Gradačac ini menjadi salah satu masjid dengan gaya arsitektur Usmaniyah yang menawan dan memberikan kontribusi bagi khasanah kekayaan seni bina arsitektur masjid masjid tua emperium Usmaniyah di kawasan Balkan.

Husejnija DŽamija Gradačac
Gradačac, Bosnia dan Herzegowina
mizgradacac.ba


Arsitektur Masjid Hussein Gradačac

Masjid tua ini dibangun dengan satu kubah besar dari bahan metal dengan denah penampang octagonal ditambah dengan tiga kubah lebih kecil dengan masing masing juga berdenah penampang octagonal di bagian atas beranda masjid. Satu batang menara (Minar/ Munar / Minaret) tinggi menjulang 25 meter dibangun disamping masjid.

Menara masjid ini dilengkapi dengan satu balkoni berpagar (Stereophilus / circular porter) di bagian bawah dari puncak tertinggi bangunan menara yang dibangun sebagai tempat muazin mengumandangkan azan. Dan terntu saja ada serangkaian anak tangga dari bagian bawah menara hingga ke bagian balkoni ini.

Dekorasi Islami dapat ditemui sejak dari bagian pintu masjid hingga ke bagian interiornya. Bangunan masjid tua ini juga dilengkapi dengan pagar keliling dari batu yang tidak terlalu tinggi dan sebuah gerbang yang juga dibangun dari batu. Lokasi masjid ini berdiri berada sekitar 40-50 meter diluar tembok tua benteng kota Gradačac .

Fasilitas Masjid Husseiun Gradačac

Bangunan masjid ini juga dilengkapi dengan toilet, tempat wudhu dan perpustakaan. Sementara gerbang masjid ini ada dua, gerbang utamanya berada di sisi barat laut bangunan masjid sedangkan gerbang lainnya berada disebelah timur  laut bangunan masjid yang menjadi gerbang masuk bagi Husein-captain Gradaščević.

Interior Masjid Huseniah

Gerbang utama yang berada di sisi Barat laut bangunan masjid ini langsung menuju ke bagian beranda dan pintu utama masjid, menunjukkan bahwa sisi kiblat dan mihrab masjid ini berada disisi berlawanan yakni disisi tenggara, maknanya bahwa arah kiblat dari masjid ini mengarah ke tenggara, tidak seperti di Indonesia yang mengarah ke barat.

Masing masing gerbang masjid ini beserta pagar keliling masjid dibangun menggunakan bahan darui batu gamping yang disusun dan landasannya sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah disekitarnya.

Tinggi menara masjid ini sebenarnya adalah 33.89 meter, hanya saja angka 25 meter yang disebutkan tadi merupakan pembulatan dari angka 24.3 meter yang di ukur dari atas bagian landasan menara tanpa memasukkan tinggi dari landasan menaranya sendiri. Sehingga apabila dimasukkan tinggi landasannya hingga ke ujung ornamen bulan sabit di puncak menara maka tinggi menara masjid ini adalah 33.89 meter.

Pintu batu masjid yang mengarah ke halaman depan tidak dilengkapi dengan dekorasi namun dirancang dengan bentuk lengkungan semikular dan dihias dengan ukiran bentuk bentuk bunga, jambangan, lengkungan, serta bentuk bentuk geometris.

Sisi depan Masjid Huseniah

Dibagian atas mihrab masjid ini di ukir dengan bentuk bentuk bunga lili, adanya ukiran bunga lili tersebut mematahkan teori bahwa penggunaan bentuk ukiran tersebut hanya dipegunakan pada masa abad pertengahan saja, namun juga digunakan pada masa kekuasaan Usmaniyah.

Bentuk bentuk tersebut juga menghias beberapa batu nisan dari beberapa makam di pekarangan masjid ini, keseluruhannya hanya ada 9 makam di komplek masjid ini, diantaranya adalah makam  Hussein-captain Gradaščević.dan putranya yang bernama Mesar Muhammad.

Pembangunan Masjid Hussein Gradačac

Dibagian atas pintu masuk utama masjid ini juga terdapat ukiran batu prasasti sebagai pengingat selesainya pembangunan masjid ini di tahun 1826 bertuliskan: 

“Emir yang berbahagia, Kapten dari Benteng Gradačac, dia yang telah diperintahkan Tuhan dan dengan pertolongan Tuhan pula masjid ini dibangun. Kronogram ini dibuat untuk mengingat penyelesaian pembangunan nya. Tertanda The Krkleri, Masjid indah ini adalah rumah bagi orang orang beriman”.

Referensi


Baca Juga


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang berkomentar berbau SARA