Minggu, 31 Desember 2017

Islam di Nigeria

::: Bayi Ajaib Nigeria ::: Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo, bayi yang lahir membawa Alquran dari rahim ibunya. (republika)

Bayi Ajaib Nigeria, Lahir membawa Al-Qur’an

Di bulan Mei yang lalu, Nigeria digemparkan oleh berita lahirnya seorang bayi dari keluarga Kristen yang ketika lahir menggenggam sebuah mushaf kitab suci Al-Qur’an di genggaman tangannya. Sebagaimana dilansir oleh Republika online yang mengutip dari harian Pmnewsnigeria, disebutkan bahwa bayi tersebut lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi tersebut membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.

Mengetahui hal tersebut ibu dan nenek dari sang bayi yang sejatinya beragama Kristen langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam. Kelahiran bayi tersebut pun menyedot perhatian para ulama di negara benua hitam tersebut. Para ulama di Nigeria berkumpul untuk memberikan nama kepada bayi tersebut. Setelah menyampaikan ceramah singkat, seorang ulama Nigeria, Ustad Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.  

Tentang Nigeria
Nigeria bernama resmi Federal Republic of Nigeria, merupakan negara republik Federasi yang terdiri dari 36 negara bagian ditambah satu Daearah Khusus IbukotaAbuja. “Jangan Sampai tertukar dengan Republik Niger, yang merupakan tetangganya disebelah utara”. Nigeria berada di bagian barat benua Afrika, daerah pantainya yang menghadap ke Samudera Atlantik berada di sebelah selatan, disebelah utara bebatasan darat dengan Republik Niger, timur dengan Kamerun, Benin di sebelah barat, sedangkan di penjuru timur laut, Nigeria berbagi wilayah di danau Chad dengan Niger, Chad dan Kamerun.

Lokasi Nigeria

Nigeria beribukota di Abuja yang merupakan daerah khusus Ibukota di NigeriaAbujamerupakan wilayah kota baru yang sengaja dibangun untuk dijadikan ibukota menggantikan kota Lagos pada tahun 1980-an dan secara resmi menjadi ibukota negara pada tanggal 12 Desember 1991. Nigeria merupakan negara bekas jajahan Inggris, memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1960. Nama Nigeria sendiri diambil dari nama sungai yang mengalir membelah negara tersebut. Semasa penjajahan Inggris mengakui kekuasaan para pemimpin suku di negara ini. paska kemerdekaan sempat terjadi perang sipil di negara ini sebagai akibat dari perjuangan kemerdekaan yang dilakukan oleh suku Biafra yang ingin mendirikan negara sendiri.

Nigeria memiliki luas wilayah seluas 923,768 km, menempati peringkat ke 32 dalam ukuran, terdiri dari luas daratan 910,768 km dan perairan seluas 13,000 sq km. dengan jumlah total penduduk mencapai 170,123,740 (perkiraan bulan Juli 2012) dan terdiri dari 250 suku. Suku suku terbesar disana melipytu suku Hausa dan Fulani 29%, Yoruba 21%, Igbo (Ibo) 18%, Ijaw 10%, Kanuri 4%, Ibibio 3.5%, dan Tiv 2.5%.

Islam di Nigeria
Merujuk kepada situs world fact book komposisi keber-agama-an di Nigeria terdiri dari Muslim 50%, Kristen 40%, kepercayaan tradisonal lama sekitar 10%. Muslim di Nigeriamerupakan muslim Suni bermazhab Maliki. Muslim Syiah juga eksis di Nigeria, mereka merupakan minoritas di Nigeria dan sebagian besar menetap di negara bagian Sekoto.

Masjid Nasional Abuja, Nigeria

Kehidupan beragama di Nigeria cukup mendapatkan perhatian dari pemerintah. Ketika pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota negara dari Lagos ke Abuja, di pusat kota Abuja dibangun Masjid Nasional Abuja beseberangan dengan Gereja Nasional Abuja yang keduanya berukuran besar. Masjid Nasional Abuja sendiri hingga kini menjadi Land Mark Kota Abuja.

Islam mulai masuk ke bagian utara Nigeria di awal abad ke 9 dan berkembang pesar di wilayah ke kaisaran Kanem-Bornu dimasa kekuasaan Kaisar Humme Hilmi. Darisana kemudian menyebar ke kota kota penting di bagian utara negara tersebut hingga abad ke 16 dan kemudian tersebar hingga ke pelosok pelosok negeri.

Beberapa pihak bahkan yakin Islam telah masuk ke Nigeria sejak abad pertama Hijriah, sebagaimana disampaikan oleh ulama kelahiran Nigeria, Sheikh Dr. Abu-Abdullah Abdul-Fattah Adelabu yang mengatakan bahwa Islam sudah mencapai wilayah Sub Sahara termasuk Nigeria sejak abad pertama Hijriah melalui para pedagang muslim dan ekspedisi selama penaklukan oleh Bangsa Arab pimpinan Uqba bin Nafi (622–683) dari dinasti bani Umayah semasa Muawiyah dan Yazid, islam telah menyebar di Afrika Utara atau Magribi Al-Arabi termasuk wilayah yang kini dikenal sebagai Aljiria, Tunisia dan Maroko.
Islam juga masuk ke Nigeria di daerah barat daya yang berbahasa Yoruba semasa kekuasaan Mansa Musa dari Emperium Mali yang menyebarkan Islam berhadapan dengan kerajaan Emperium Yoruba di Nigeria. Pengaruh dari kebesaran dinasti Abbasiah (750-1258) turut memperkuat penyebaran Islam di daerah tersebut dan mengahiri kekuasaan Katholik di Afrika selama beberapa abad.

::: Masjid Sental Lagos ::: Lagos, bekas ibukota pemerintahan Nigeria dan kini menjadi Ibukota perdagangan Nigeria dengan penduduk mencapai 16 juta jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk mencapai 6% pertahun akan segera menggantikan Kairo sebagai kota terbesar di benua Afrika 

Namun demikian dari data tertulis yang sudah berhasil ditemukan oleh para peneliti, Islam masuk ke Nigeria di Abad ke 9. Arsip arsip yang ada menunjukkan bahwa islam sudah menjadi agama mayoritas dimasa kekuasaan Emperium Bornu dibawah kekuasaan Mai (Raja) Idris Alooma (1571-1603) meskipun kala itu masih banyak penduduk Nigeria yang menjalankan ritual keagamaan tradisional mereka. Dimasa itu muslim di Nigeria sudah menggunakan peradilan Islam, mendirikan masjid membangun penginapan di Mekah bagi jemaah haji mereka dan tentu saja penyelenggaraan ibadah haji.

Perang antar suku sempat terjadi di abad ke 19 antara suku Fulani Muslim melawan Kerajaan Hausa di Nigeria Utara, berahir dengan kemenangan dan terbentuknya emporium Fulani dengan ibukotanya di Sokoto. Wajar bila kini suku Hausa dan Fulani merupakan suku Islam terbesar di Nigeria. Disusul oleh Suku Yoruba.

Kini, meski Islam bukan satu satunya agama di Nigeria namun pengaruhnya cukup besar. Kehidupan beragama berjalan dengan baik termasuk penyelanggaraan peribadatan sehari hari hingga ke pengurusan penyelenggaran ibadah Haji, dan tidak terlalu aneh bila kegiatan kenegaraan di Nigeria pun dibuka dan ditutup dengan berdoa secara Islam sejak era 1990-an. Bahasa Arab turut mempengaruhi bahasa Nigeriatermasuk penamaan hari yang kental dengan pengaruh bahasa Arab.

Nigeria secara umum terbagi dua menjadi wilayah Islam di utara dan Kristen di Selatan, namun kerukunan di negara ini cukup baik meski sengketa dan perselisihan hingga kudeta dan pergantian kekuasaan tak henti mendera negara tersebut. Dan satu kelompok Islam yang menamakan dirinya Jamā'atu Ahlis Sunnah Lādda'awatih wal-Jihad)  atau lebih dikenal dalam bahasa Hausa sebagai Boko Haram didirikan olehMuhammad Yusuf sejak tahun 2001 lalu melancarkan gerakan jihad untuk menegakkan syari’ah Islam di Nigeria hingga hari ini.*** (dari berbagai sumber, data di olah).

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Sabtu, 30 Desember 2017

Islam di Burkina Faso

MasjidAgung Bobo Dioulasso - Burkina Fasso, salah satu masjid tertua di Afrika dan merupakan salah satu masjid yang dibuat dari lumpur yang begitu terkenal karena keunikannya.

Burkina Faso adalah negara di Afrika Barat yang terkurung daratan (landlocked). Negara ini berbatasan dengan Mali di sebelah utara; Togo dan Ghana di selatan; Niger di timur, Benin di tenggara; dan Pantai Gading di barat daya. Dahulu bernama Upper Volta atau Hulu, Presiden Thomas Sankara mengganti nama negara ini menjadi 'Burkina Faso' (dalam bahasa Dioula dan More: "Negara Orang Jujur") pada 4 Agustus 1984. Ibu kota Burkina Faso adalah Ouagadougou (lafaz: Wagadugu), disebut "Waga" oleh penduduk setempat.

Pada 1896, kerajaan Mossi dari Ouagadougou menjadi protektorat Prancis. Pada 1898, bagian utama dari kawasan yang kini menjadi Burkina ditaklukkan. Pada 1904, daerah-daerah itu bergabung dengan Afrika Timur Prancis dalam koloni Senegal-Niger Hulu. Penduduknya ikut serta dalam PD I dalam batalion Infantri Senegal. Pada1 Maret 1919, Edouard Hesling menjadi gubernur pertama di koloni Volta Hulu yang baru itu. 


Koloni itu dibongkar pada 5 September 1932, dan daerahnya dibagi antara Pantai Gading, Mali, dan Niger. Pada 4 September 1947 Volta Hulu diciptakan kembali dari perbatasannya pada 1932. Pada 11 Desember 1958 menjadi republik dan bergabung dengan Masyarakat Prancis-Afrika dan mendapatkan kemerdekaan pada 5 Agustus 1960.

Burkina Faso Dalam Angka

Burkina Faso memiliki luas daratan 274,200km2 sedikit lebih besar dari luas propinsi Kalimantan Timur (204,534.34Km2) namun lebih kecil dari propinsi Papua (319,036.05Km2), berikut beberapa fakta tentang Burkina Faso dalam angka.

Luas wilayah : 274 200 km²
Kepadatan : 44 jiwa/km²
Perbatasan darat : 3.192 km (Mali 1.000 km ; Niger 628 km ; Pantai Gading 584 km ; Ghana 548 km ; Benin 306 km ; Togo 126 km)
Daerah laut : 0 km
Ketinggian : + 200 m > + 749 m
Kemerdekaan : 5 Agustus 1960 (bekas koloni Prancis)
Penduduk : 13.200.000 jiwa (2005). 0-14 tahun : 47,5%; 15-64 tahun : 49,59%; + 65 tahun : 2,91%
Harapan hidup pria : 46 ans (en 2001)
Harapan hidup wanita : 47 ans (en 2001)
Tingkat pertumbuhan penduduk : 2,68% (2001)
Jalan : 12.506 km (sekitar 2.001 km beraspal) (1996)
Jalur KA : 622 km
Jumlah bandara : 33 (hanya 2 yang beraspal) (2000)

Islam di Burkina Faso

Merujuk kepada Wikipedia penduduk Burkina Faso mayoritas beragama Islam. Sebagaimana dilansir oleh pemerintah Burkina Faso sebagai hasil sensus penduduk tahun 2006 ditemukan bahwa 60.5% penduduk Burkina Faso beragama Islam. Sebagian besar dari muslim Burkina Faso adalah muslim suni dan hanya sangat sedikit yang berfaham suni. 

Masjid Agung Bobo Dioulasso di abadikan dalam sebuah perangko Pantai Gading semasa negara itu masih dibawah jajahan Prancis.

Pemeluk agama lain di Burkina Faso adalah Kristen 23.2% (Katholik Rhoma 19%, Berbagai aliaran Protestan 4,2%). 15.3% penduduk masih menganut ajaran kepercayaan tradisional, 0.6% menganut agama lain dan masih ada 0.4% yang tidak beragama sama sekali. Angka angka tersebut juga diamini oleh situs CIA the world factbook.

Perkembangan Islam di Burkina Faso

Islam datang ke kawasan Afrika Barat termasuk di dalamnya Republik Burkina Faso dalam tiga gelombang. Pertama, abad ke-9 ketika bangsa Berber Afrika Utara menyebarkan Islam ke kerajaan Ghana. Kedua, abad ke-13, ketika kerajaan Mali terbentuk dan menyebarkan Islam ke seluruh Sabana di Afrika Barat hingga abad ke-18. Terakhir, abad ke-19 ketika seorang pahlawan Muslim asal Mali, Samore Toure, menyebarkan Islam ke arah selatan Afrika.

Islam masuk ke Burkina Faso pada gelombang kedua melalui berbagai upaya yang dilakukan oleh warga suku bangsa Fulani, baik dengan cara damai maupun cara kekerasan - penulis Barat menyebutnya ‘kombinasi perang dan perdagangan’ - karena pada kenyataannya Mossi sebagai suku terbesar di Burkina Faso memang sangat gigih mempertahankan kepercayaan animisme hingga abad ke-19. Para pemimpin ini sangat menentang penyebaran Islam; namun pada akhirnya sebagian besar mereka memeluk Islam.

Banyak tokoh yang berperan penting dalam pemerintahan dan kemajuan Islam di Burkina Faso. Yousouf Ouedraogo Menteri Luar Negeri Burkina Faso, termasuk tokoh yang disegani. Islam makin berjaya di Burkina Faso ketika terjadi kekisruhan di Pantai Gading pada tahun 2002, karena salah satu tokoh kunci pihak oposisi adalah Allasane Dramane Ouattara ditengarai masih keturunan bangsa Burkina Faso, dan beragama Islam serta sangat cerdas. Akibat kisruhan tersebut, sekitar 350. Burkinabe yang mayoritas muslim lari ke Burkina Faso.

Sekurang-kurangnya ada hal dua yang diperjuangkan oleh umat Islam di Burkina Faso. Pertama, mengembalikan kejayaan Islam di tingkat pemerintahan pusat. Kedua, membendung kegiatan misionaris Kristen yang sangat agresif memurtadkan warga Muslim, antara lain dengan cara mendirikan stasiun radio di seantero Burkino Faso. Sasaran utama mereka adalah suku Fulani, yang dikenal sangat taat memegang teguh ajaran Islam.

Lembaga keagamaan di Burkina Faso The Ahlul Barr Society, mempunyai peran penting untuk membendung kegiatan kristenisasi tersebut. Beberapa di antaranya adalah EI-Hajj Oumarou Kanazae seorang pengusaha terkenal, Souleymane Kore, Mamadou Sawaidogu dan Al-Haji Sakande, tercatat sebagai tokoh Muslim Burkinabe yang aktif mengibarkan kejayaan Islam di Burkina Faso.

Di Kota Dioulasso berdiri megah Masjid Bobo Dioulasso yang begitu terkenal karena keunikan arsitekturalnya. Masjid Bobo Dioulasso dibangun dari bahan lumpur dan batang batang kayu sebagai rangka dan penguatnya.  Nama Bobo Dioulasso sendiri bermakna “rumah bagi Jula yang berbicara dalam bahasa Bobo” sebuah nama yang kemungkinan lahir dari ketidakmampuan bangsa prancis yang menjajah Burkina Faso dalam menentukan identitas dari lokasi tersebut yand begitu kompleks.*** (dari berbagai sumber, data diolah).

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Minggu, 24 Desember 2017

Noor Hasanali, Presiden Muslim Pertama di Benua Amerika

Nur Hasanali, Presiden Kedua Republik Trinidad & Tobago sekaligus juga presiden muslim pertama di Trinidad & Tobago dan seluruh benuar Amerika.

Beberapa sejarawan meyakini bahwa Islam Telah Ada di Amerika Jauh Sebelum Columbus  datang ke benua itu. Dalam catatannya Colombus menyebut dengan jelas begitu kagum dengan muslim dari pantai barat Afrika yang sudah lebih dulu tiba di benua impian tersebut, Columbus juga sempat melihat sebuah masjid di pantai Cuba dalam pelayarannya melintasi laut Karibia.

Di laut Karibia tersebar ribuan pulau yang kini menjadi beberapa negara merdeka ataupun menjadi wilayah negara seberang lautan dari beberapa negara besar. Salah satunya adalah Republik Trinidad & Tobago yang berada di Karibia Selatan, di lepas pantai teluk Paria, Venezuela.

Trinidad & Tobago merupakan bekas wilayah koloni kerajaan Inggris dan Ratu Inggris sebagai kepala negaranya di wakili oleh seorang gubernur. Ketika negara ini memperoleh kemerdekaan pada tanggal 31 AGustus 1962, Ratu Inggris secara titular masih memegang jabatan sebagai kepala negara namun dijalankan oleh seorang Gubernur Jenderal.

Presiden Kedua Trinidad & Tobago Dan Presiden Muslim Pertama

Sistem ketatanegaraan Trinidad &Tobago berubah drastis ketika negara ini menjelma menjadi sebuah republik pada tanggal 1 Agustus 1976. Dan menjadikan Presiden sebagai kepala negara sekaligus sebagai panglima tertinggi angkatan besenjata dan memegang tampuk kepemimpinan eksekutif.


Semua warganegara Trinidad & Tobago yang sudah berumur 35 tahun ke atas, dan pada saat mencalonkan diri sudah menjadi warganegara dan menetap di Trinidad  & Tobago setidaknya sepuluh tahun, dapat mencalonkan diri sebagai presiden di negara tersebut dengan mengikuti proses yang berlaku. Masa jabatan presiden Trinidad & Tobago selama lima tahun setiap periode dan hanya dapat menjabat selama dua periode saja.

Presiden pertama Republik Trinidad & Tobago adalah Ellis Emmanuel Innocent Clarke yang menjabat sebagai presiden dari tanggal 24 September 1976 hingga 19 Maret 1987. Dia adalah Gubernur Jenderal kedua menggantikan Sir Solomon Hochoy dan terahir bagi Trinidad & Tobago, seiring dengan perubahan sistem ketatanegaraan negara tersebut menjadi sebuah Republik.

Presiden Muslim Pertama di Benua Amerika

Tampuk kepemimpinan Republik Trinidad & Tobago berikutnya menjadi catatan sejarah istimewa bagi ummat Islam ketika Noor Muhammaed Hassanali terpilih sebagai presiden kedua Republik Trinidad & Tobago sekaligus mencatatkan dirinya sebagai presiden pertama yang beragama Islam di Benua Amerika.

Beliau menjabat selama dua periode (10 tahun) sejak tanggal 20 Maret 1987 hingga 17 Maret 1997. Sebelumnya beliau adalah pensiunan Hakim Agung Trinidad & Tobago lalu sukses meraih kemenangan dalam pilpres kedua di negara tersebut.

Kepemimpinan beliau kemudian dilanjutkan oleh Presiden ketiga Arthur Napoleon Raymond Robinson (18 Maret 1997 – 16 Maret 2003), kemudian dilanjutkan oleh Professor George Maxwell Richards yang naik menjadi presiden ke empat Trinidad & Tobago sejak 17 Maret 2003 lalu.

Lokasi Republik Trinidad & Tobago

Siapakah Noor Mohamed Hassanali

Noor Mohamed Hassanali, (13 August 1918 – 25 August 2006) adalah anak ke enam dari tujuh bersaudara, beliau dilahirkan di San Fernando 13 Agustus 1918. Mengenyam pendidikan dasar di sekolah Dasar Canaan dan Corinth Canadian Mission (kini Presbyterian) dan Naparima College.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Naparima tahun 1938-1943, beliau merantau ke Kanada untuk meneruskan pendidikannya di University of Toronto. Selama di Kanada beliau bergabung sebagai anggota the Canadian Officers Training Corps dari tahun 1943 hingga berahirnya perang dunia ke-dua di tahun 1945, dan beliau dipanggil ke barak Gray's Inn di London tahun 1948.

Tahun 1948 hingga tahun 1953 Noor Hassanali bekerja sebagai pengacara ketika beliau ditunjuk sebagai Hakim Magistrate. Di tahun 1960 beliau ditunjuk sebagai Senior Magistrate dan setahun kemudian ditunjuk sebagai Konsul Senior Kerajaan di Kantor Kejaksaan Agung. Di tahun 1965 menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung dan setahun berikutnya beliau sukses menjadi Jaksa Agung hingga tanggal 14 April 1978 dan pensiun tanggal 14 April 1985.

Dalam pemilu tahun 1987 dengan dukungan kuat dari National Alliance for Reconstruction (NAR) beliau naik ke tampuk kepemimpinan negara sebagai Presiden ke dua Republik Trinidad & Tobago. Menjadikannya sebagai presiden pertama yang beragama Islam di Benuar Amerika, sekaligus sebagai presiden indo-trinidadian pertama di Trinidad & Tobago. Beliau terpilih kembali untuk kedua kalinya dalam pemilu presiden tahun 1992 dengan dukungan kuat dari the People's National Movement (PNM).

Noor Hasanali
Hassanali digambarkan oleh media dan rakyatnya sebagai tokoh paling netral, rendah hati dan bermartabat sepanjang sejarah politik Trinidad & Tobago. Sejak terpilih sebagai presiden di tahun 1987 beliau digelari sebagai “sosok pribadi kredensial sempurna dengan reputasi kejujuran dan kerendahan hati yang luar biasa”

Selama masa kepemimpinannya beliau menolak keberadaan minuman beralkohol di istana kepresidenan. Dan keputusan tersebut sama sekali tidak pernah menjadi kontroversi, meskipun perkara tersebut merupakan kewenangan dari Perdana Menteri ANR Robinson yang dikemudian hari menggantikan beliau sebagai presiden ketiga Trinidad & Tobago.

Keluarga

Hassanali menikah dengan Zalayhar Mohammed dan dikaruniai dua orang anak yakni Khalid dan Amena Hassanali-Sutton. Bersama sama dengan saudara laki lakinya, beliau merupakan pemain sepakbola yang handal, pernah bermain untuk klub Naparima College dan club Spitfire. Di tahun 2003 beliau mempublikasikan buku dari pidato pidatonya dengan judul “Teaching Words” bersama sama dengan the Naps Charitable Foundation.

Saudara nya, Fyzul Hassanali menulis dua buku tentang cricket. Sepupunya termasuk Manny Ramjohn, adalah atlit pelari jarak jauh Olimpiade, dan Dr. Jean Ramjohn-Richards, adalah First Lady Trinidad and Tobago, istri dari Presiden ke empat Trinidad & Tobago, Professor George Maxwell Richards. Noor Hasanali wafat pada pagi hari tanggal 25 Agustus 2006.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga


Sabtu, 23 Desember 2017

Masjid Calcutta, Masjid Pertama di Trinidad & Tobago

Masjid Calcutta, Freeport, Trinidad & Tobago

Trinidad & Tobago adalah negara yang terletak di gugus kepulauan laut Karibia. Negara ini terdiri dari dua pulau besar Yakni Pulau Trinidad yang terbesar dan pulau Tobago yang jauh lebih kecil ditambah beberapa pulau pulau mini lainnya. Luas keseluruhan daratannya sedikit lebih kecil dari luas keseluruhan pulau Bali.

Trinidad & Tobago tercatat sebagai negara Karibia dengan penduduk muslim terbanyak. Pemeluk Islam di Trinidad & Tobago mencapai jumlah antara 80 ribu hingga 100 ribu jiwa. Dan luar biasanya negara ini tercatat sebagai negara pertama di benua Amerika yang pernah dipimpin oleh Presiden Muslim. Adalah Noor Muhammed Hasanali yang menjabat sebagai presiden kedua dari tahun 1987 hingga 1997.

Calcutta ASJA Masjid
Calcutta Rd #2, Freeport, Trinidad dan Tobago


Sebagian besar dari muslim disana merupakan keturunan dari wilayah India Timur dan Pakistan, Afrika dan lainnya. Pada awalnya mereka tiba disana sebagai buruh semi budak yang dipaksa bekerja diperkebunan pada masa kolonialisasi untuk membayar hutang hutang mereka.

Para buruh kerja paksa ini datang dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama adalah para buruh dari benua Afrika ini tiba di Trinidad & Tobago sekitar tahun 1817 bersama dengan Resimen India Timur (kini Pakistan dan sebagian wilayah India). Disusul kemudian oleh kedatangan buruh dari India dan Pakistan.

Mereka tiba di Trinidad untuk pertama kali bertepatan dengan perayaan ulang tahun Trinidad pada 31 Mei 1845 bersama dengan buruh lainnya menggunakan kapal Fath Al-Razak dan berlabuh di Port of Spain. Mereka datang dari Uttar Pradesh, India, dengan jumlah keseluruhan 227 orang dan rata rata beragama Hindu dan Islam. Selama periode 72 tahun tercatat 147.592 orang yang sudah diboyong ke Trinidad sejak Kapal pertama hingga kapal terahir s/s Ganges di tahun 1917.

Dengan bentuknya yang sederhana, masjid ini merupakan masjid pertama di Republik Trinidad & Tobago.

Diantara penumpang beragama Islam dalam kapal Fath Al-Razak adalah Dookie Meah, namanya tercatat dalam urutan nomor dalam manifest penumpnag kapal. Beliau datang bersama Istri-nya Sonia dan dua orang putranya Khuda dan Illahi Baksh. Dookie Meah terikat kerja paksa selama lima tahun. Dengan perawakannya yang tinggi besar dan berkulit putih dia mampu bertahan menyelesaikan ikatan kerja paksa lima tahun-nya dan berahir sebagai orang bebas.

Setelah bebas, pemerintah colonial memberinya lahan seluar 20 acres di kawasan pemukiman Calcutta namun hanya setengahnya yang benar benar ia terima. Lahan ini yang hingga kini dimiliki oleh keturunan beliau, Zainul Muhammad yang kemudian menuturkan kisah perjalanan kakek buyutnya itu kepada generasi sekarang. Selain itu, Dookie Meah juga membeli lahan seluas 26 acres di Arena tahun 1904. Sampai ahirnya beliau mengalami kebutaan karena serangan penyakit diabetes.

Di tahun 1863, Dookie Meah mendirikan Masjid Calcutta di wilayah pemukimannya, dan ini menjadi bangunan masjid pertama yang berdiri di wilayah jajahan Inggris yang kini menjadi Republik Trinidad & Tobago. Masjid tua yang masih kokoh berdiri hingga kini meski sudah melewati usia satu setengah abad.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga


Minggu, 17 Desember 2017

Islam di Seychelles

Lokasi Republik Seychelles di Samudera Hindia 

Seychelles adalah sebuah negara yang terdiri dari gugus pulau pulau kecil di Samudera Hindia sekitar 1600 kilometer di lepas pantai timur benua Afrika. Bertetangga dengan negara pulau Republik Comoro, Mayotte (Prancis) dan Madagaskar di Selatan dan Republik Tanzania sebagai tetangga terdekatnya di daratan benua Afrika sejauh sekitar 1000 Kilometer. Seychelles beribukota di Victoria yang berada di Pulau Mahe. Penduduk Seychelles seluruhnya berjumlah 86.525 menjadikannya sebagai negara dengan populasi terkecil di Afrika.

Seychelles terdiri dari 115 pulau yang merupakan gugus kepulauan granit terbesar di dunia. Keseluruhan pulau pulau Republik merupakan pulau pulau tropis karena letaknya yang hanya berada sekitar 4-10 derajat di selatan garis katulistiwa. Negara ini juga merupakan salah satu destinasi wisata internasional yang menawarkan keindahan alami dan sebagian besar masih belum tersentuh komersialisasi.

Gugus kepualuan ini seakan terabaikan selama ber-abad abad. Merupakan persinggahan para pelaut arab yang terkenal pemberani, menjadi sarang para bajak laut dan para petualang dan tak pernah berpenghuni tetap sampai abad ke 18. Prancis yang kemudian mencaplok kepulauan ini di tahun 1770 sampai kemudian beralih menjadi jajahan Inggris tahun 1814 hingga memperoleh kemerdekaan di tahun 1976.

Republik Seychelles merupakan salah satu negara multi etnis di dunia. Negara kepulauan ini menganut sistem politik multi partai dengan Presiden Ekesekutif sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Victoria, selaku ibukota Republik Seychelles merupakan salah satu ibukota negara terkecil di dunia. Kota yang tetap mempertahankan keaslian tata kotanya sebagai sebuah kota bernuansa tradisional dengan ragam arsitektur bangunan tua di padu dengan pasar tradisional, pertokoan butik dan layanan umum lainnya.

 Masjid Masjid Sheikh Muhammad Bin Khalifa Al-Nahyan di kota Victoria, Pulau Mahe, Seychelles

Islam diantara Agama agama lain di Seychelles

Mayoritas penduduk Seychelles beragama Katolik Roma. Sekitar sembilan dari sepulun penduduk negara ini merupakan pemeluk agama Katolik Roma, sebagaimana disebutkan dalam hasil survey yang telah diselenggarakan sejak pertama kali di tahun 1992. Agama Katolik Roma masuk ke Seychelles dibawa oleh bangsa kulit putih yang merupakan penghuni pertama di Negara Pulau ini, wajar bila kemudian mayoritas penduduknya pun beragama Katolik meskipun Inggris sempat memperkenalkan agama Protestan selama kekuasannya disana.

Pada mulanya sekolah sekolah milik misionaris mendominasi pendidikan di Republik Seychelles  sampai kemudian di tahun 1944 pemerintah mengambil alih pengelolaan sekolah sekolah tersebut. Meskipun Katolik merupakan agama mayoritas di Republik Seychelles, namun ada beragam agama turut berkembang di dalam masyarakatnya.

Diantara etnis mayoritas Creole, di Republik Seychelles juga terdapat beragam etnis dan bangsa dari Afrika, Europa, Francis, dan Asia. Masing masing kelompok hidup dengan budaya dan agama mereka masing masing. Negara menjamin kebebasan penduduknya untuk menjalankan agama mereka masing masing. Dinegara ini terdapat beragam pemeluk agama dan tentunya juga terdapat berbagai tempat ibadah, termasuk Islam dan Masjid sebagai tempat ibadah bagi muslim berdiri megah di salah satu sudut kota Victoria.

Islam di Seychelles

Sesungguhnya Islam telah masuk ke Seychelles jauh sebelum bangsa Eropa tiba disana. Islam datang ke gugus kepulauan ini dibawa oleh para pedagang muslim yang berdagang beralayar melintasi samudera, meskipun mereka tak menetap disana secara permanen. Prancis yang menjadi penguasa pertama di Seychelles membawa ajaran Katolik Roma disusul kemudian oleh Inggris.

Diantara mayoritas penduduk Seychelles yang beragama Katolik Roma terdapat pemeluk agama minoritas lainnya termasuk Hindu, Baha’I dan Islam yang jumlah mereka hanya sekitar 2 persen dari total penduduk. Pemeluk Islam di Seychelles dilaporkan ada sekitar 1.1%, atau sekitar 900 jiwa saja meskipun beberapa laproran lain menyebut jumlah muslim disana mencapai 2000 jiwa. Meskipun jumlah muslim disana sangat kecil namun pemerintah setempat memberikan waktu 15 menit setiap hari Jum’at bagi ummat Islam disana untuk mensyiarkan Islam melalui saluran televisi nasional.

Kecilnya populasi muslim di negara ini karena memang sepanjang sejarahnya gugus kepulauan ini tidak pernah menjadi wilayah kekuasaan Islam, tidak seperti tetangga tetangganya seperti Mayotte yang kini menjadi wilayah seberang lautan Prancis atau Republik Comoro serta Mauritius yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Muslim di Mauritius turut disemarakkan oleh para pekerja yang didatangkan inggris dari wilayah jajahan mereka di India semasa kolonialisasi, namun hal tersebut tak terjadi di Seychelles.

Masjid Mahe dengan kubah hijau sebelum diganti bewarna emas

Masjid Mahe

Di kota Victoria terdapat sebuah masjid yang terkenal dengan nama Masjid Mahe, merujuk kepada nama pulau tempatnya berada. Meski nama masjid ini sebenarnya adalah Masjid Sheikh Muhammad Bin Khalifa Al-Nahyan. Keluarga Al-Nahyan adalah keluarga penguasa Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Karena memang komplek masjid ini dibangun dengan dana dari keluarga penguasa Abu Dhabi tersebut. Masjid ini begitu ramai di setiap hari Jum’at oleh jemaah yang akan melaksanakan sholat Jum’at berjamaah termasuk di dalamnya muslim muslim mualaf setempat. Masjid ini juga di izinkan untuk menyuarakan azan melalui pengeras suara di menaranya.

Masjid Mahe dibangun tahun 1982 dengan dana dari Sheikh Muhammad Bin Khalifa Al-Nahyan. Peletekan batu pertama pembangunannya dilaskanakan oleh Mr. Suleman Adam, selaku presiden dari Islamic Society of Seychelles pada tanggal 10 Zulhijah 1401, bertepatan dengan tanggal 9 Oktober 1981. Dan diresmikan setahun kemudian.

Setelah berdiri selama 30 tahun, pada hari Jum’at tanggal 24 Agustus 2012 yang lalu sudah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan kembali masjid Mahe. Dan pada tanggal 20 Desember 2012 yang lalu bangunan masjid ini sudah di runtuhkan untuk dibangun ulang di lokasi yang sama dalam ukuran yang lebih besar. Diperkirakan proyek pembangunan masjid baru ini akan selesai dalam waktu satu tahun.

Semasa Muammar Khadafi (alm) berkuasa di libya, Muslim di Seychelles turut mendapatkan dukungan kuat dari Libya. Organisasi Islam yang dikenal luas di Seychelles bernama The Islamic Society of Seychelles disingkat ISOS. Saat ini ISOS diketuai oleh Yusuf Suleman dan Imam Suleiman Ally Yussuf.*** .*** (dari berbagai sumber, data diolah).

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga